Rabu, 13 Februari 2013

Pendaftaran Ujian Masuk Online 2013 Universitas Gadjah Mada Yogyakarta


Jalur Seleksi Masuk UGM

  • PENELUSURAN BIBIT UNGGUL TIDAK MAMPU (PBUTM)
  • PBUTM merupakan bentuk kepedulian Program Diploma Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada terhadap siswa dengan kemampuan akademik tinggi tetapi tidak mampu secara ekonomi. Peserta diusulkan oleh sekolah maksimal dua peserta tiap sekolah. Peserta dibebaskan dari biaya pendidikan selama 6 semester ditanggung oleh UGM, jika memenuhi prestasi yang ditetapkan dan dievaluasi setiap tahun.

  • PENELUSURAN BIBIT UNGGUL KEMITRAAN (PBUK)
  • Pola penerimaan ini diperuntukkan bagi siswa dengan kemampuan akademik unggul yang diusulkan dan dibiayai oleh Pemda, institusi, dan/atau perusahaan yang kredibel. Pola ini juga ditujukan untuk daerah T3 (Terdepan, Terluar, Tertinggal)..

  • PENELUSURAN BIBIT UNGGUL BERPRESTASI (PBUB)
  • PBUB ditujukan bagi siswa dengan kemampuan akademik disertai dengan prestasi bidang ipteks (ilmu pengetahuan teknologi, dan seni) Peserta diusulkan oleh sekolah dengan jumlah maksimal dua peserta tiap sekolah dengan pilihan program studi sesuai bidang prestasinya. Peserta seleksi ini dibebaskan dari biaya SPP selama enam semester.

Selasa, 15 Januari 2013

JENIS - JENIS ANGGREK


MAWAR HASIL REKAYASA GENETIKA



DASAR- DASAR ILMU TANAH ACARA 1


ABSTRAKSI
Praktikum dasar-dasar ilmu tanah ini dilakukan pada tanggal 05 Maret 2012 di laboratorium tanah umum jurusan tanah fakultas pertanian Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Bahan yang digunakan adalah tanah Entisol. Pengamatan dilakukan untuk mengetahui sifat-sifat dan ciri tanaman melalui kegiatan pengujian. Tanah Entisol yang diuji memiliki diameter 2 mm; 0,5mm; berupa gumpalan dan samel tanah asli yang di ambil secara random.Metode yang digunakan dalam menghitung kadar lengas adalah kadar lengas kering udara. Data yang diperlukan dalam metode ini adalah berat lengas tanah dan berat kering mutlak.Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh nilai kadar lengas (KL) tanah Entisol kering udara gumpalan sebesar 2,17%; yang berdiameter 2 mm sebesar 1.635%; sedangkan yang berdiameter 0,5 mm sebesar 1,985% dan sampel tanah asli 15,9%. Hal ini menunjukkan kemampuan tanah Entisol dalam mengikat air kurang baik.

DASAR- DASAR AGRONOMI ACARA III



PERSEMAIAN DAN PINDAH TANAM PADI METODE KONVENSIONAL DAN THE SYSTEM OF RICE INTENSIFICATION (SRI)

I. TUJUAN
1.      Mengetahui pengaruh metode persemaian dan waktu pindah tanam terhadap pertumbuhan bibit padi
2.         Mengetahui hubungan antara kualitas bibit dengan berat keringnya.

II. TINJAUAN PUSTAKA
Padi merupakan bahan pokok yang paling penting di dunia. Padi dalam system budidayanya memerlukan banyak air. Hal ini menyebabkan tidak efisiennya penggunaaan air. Sehingga, dibutuhkan metode budidaya padi hemat air yang dapat tetap menyediakan kebutuhan pangan di masa mendatang (Limeizhao et al., 2009).
Berkaitan dengan hal tersebut diatas, dewasa ini telah dikembangkan metode SRI. SRI (System of Rice Intensification) merupakan salah satu pendekatan dalam praktek budidaya padi yang menekankan pada manjemen pengelolaan tanah, tanaman, dan air melalui pemberdayaan kelompok dan kearifan lokal yang berbasis pada kegiatan ramah lingkungan. Hal ini sangat mendukung terhadap pemulihan kesehatan tanah dan kesehatan pengguna produknya (Mediana, 2010).